Parlementaria

Tia Fitriani Peduli Kesehatan Warga Kabupaten Bandung, Adakan Gebyar Vaksinisasi Anak-Anak Dan Lansia.

KAB BANDUNG.SJN COM.-Anggota DPRD Jawa Barat Dra, Hj.Tia Fitriani selaku Ketua fraksi partai Nasdem jabar wilayah Dapil 2 kabupaten Bandung beserta jajarannya, pada Kamis (13/1/2022) menggelar kegiatan Vaksinasi Anak usia 6-11 tahun dan lansia di Desa Pameuntasan kecamatan Kutawaringin.

Kegiatan tersebut disambut Antusias oleh warga setempat bahkan anak anak sekolah. Sehingga lokasi Gor Desa pameuntasan dipenuhi oara peserta vaksinasi dari anak anak dan lansia juga para orangtua yang mendampingi anak anaknya.

Gebyar vaksinasi dari partai Nasdem ini bekerjasama dengan pihak Puskesmas Kecamatan Kutawaringin selaku tim medis yang menangani vaksinasi dan tim Dulur Satia, serta pihak linmas dan satpol PP juga dari polsek soreang dan Koramil soreang.

Dikatakan Dra, Hj, Tia Fitriani saat diwawancara awak media, sangat mengafresiasi kepada masyarakat desa pameuntasan yang ternyata telah sadar akan pentingnya vaksinasi. Dan juga kuota yang akan diberikan sebanyak 250 peserta dari anak Usia 6–11 tahun dan 250 peserta Lansia, sehingga total 500 peserta Vaksinasi, serta vaksin yang akan diberikan jenis Sinovac.” Tutur Tia fitriani.

Masih kata Tia, semoga kegiatan pencegahan dan memutus mata rantai covid 19 serta indonesia bebas covid 19 harapan kedepan dari pihak Nasdem masyarakat kabupaten bandung lebih sejahtera dan terhindar dari penyakit.” Katanya

Saat yang sama, Kepala desa Pameuntasan H.Suganda SE, mengatakan,pihaknya sangat berterima kasih diadakan kegiatan vaksinasi yang di inisiasi partai Nasdem semoga apa yang diharapkan terhindar dari wabah covid 19 dapat terkabul, Dan saat ini desa pameuntasan juga sudah mencapai 85% capaian vaksinasi.”Terangnya.

Disamping itu Dr, Ma’mun selaku pihak kepala Puskesmas Kecamatan Kutawaringin menjelaskan, bahwa secara umum masyarakat desa Pameuntasan telah menyadari pentingnya vaksinasi jadi adanya gebyar vaksin covid 19 yang di inisiasi partai Nasdem pihak dari tim Medis optimis kuota 500 dapat teralisasi.(AP)