KANG EMIL : PEMBANGUNAN JEMBATAN LEUWIGAJAH KEPEDULIAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT

CIMAHI.SJN COM.-“Dengan mengucapkan bismillahirrahmannirrahim saya resmikan Jembatan Leuwi Gajah.” Demikian diungkapkan Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, Rabu (12/1) saat meresmikan Jembatan Leuwigajah (duplikasi) di lokasi jembatan leuwigajah yan terletak di ruas jalan Baros – Nanjung yang menghubungkan antara Kota Cimahi dan Bandung Barat, yang melintas di atas jalan Tol Purbaleunyi km. 127+800.
.
Jaringan jalan yang baik, lanjut Kang Emil panggilan Ridwan Kamil merupakan prasyarat dalam pengembangan pembangunan wilayah sekaligus faktor penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. “Salah satu misi Jawa Barat yaitu mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan berbasis lingkungan dan tata ruang yang berkelanjutan melalui peningkatan konektivitas wilayah dan penataan daerah,” ujarnya.
.
Pembangunan Jembatan Leuwi Gajah, ujar Kang Emil, adalah salah satu yang dilakukan untuk dapat menyediakan infrastruktur yang handal, bermanfaat dan berkelanjutan dalam mendukung ekonomi sehingga perwujudan masyarakat yang lebih sejahtera. “Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk masyarakat Jawa Barat khususnya masyarakat Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat untuk mengatasi kemacetan di kawasan leuwi gajah,”ungkapnya.
.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono dalam laporannya mengatakan Jembatan Leuwigajah yang baru ini sangat dinantikan oleh masyarakat karena sebagai solusi untuk mengurai kemacetan. seperti yang kita ketahui bahwa jembatan existing sudah sangat berat menerima beban lalu lintas yang kian berkembang. “Ketika di jam-jam sibuk pagi dan sore hari sering terjadi kemacetan yang sangat parah. kondisi tersebut dikarenakan sebelum dibangun jembatan baru, jembatan existing harus dilalui oleh 2 arah lalu lintas sehingga terjadi bottleneck. Kemacetan tersebut mengakibatkan antrian yang panjang di kedua arah yang bisa mencapai 500 meter,” ungkap Bambang.
.
Jembatan Leuwigajah ini mempunyai panjang 47,8 meter dengan kebar 9 meter dan jalan pendekat sekitar 150 meter yang didanai melalui APBD Provinsi Jawa Barat dengan nilai investasi sebesar 23,2 miliyar.
.
Tahun 2020 pekerjaannya hanya difokuskan pada konsruksi bawah yaitu “pondasi dan abutment”, sedangkan di tahun 2021 pekerjaan pembangunan jembatan leuwigajah mulai difokuskan pada “konstruksi atas yaitu gelagar type u”,” ujar Bambang
.
Sejak tanggal 24 Desember 2021 lalu telah dilakukan uji coba lalu lintas, yang hasilnya sangat baik bahkan antrian kendaraan berkurang cukup signifikan.(die)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.