TNI

Langkah Jitu Dansektor 7 Satgas Citarum Mengatasi Permasalahan Di Wilayah

KAB BANDUNG.SJN COM.-Jajaran Satgas Citarum memiliki 23 Sektor dimana tiap-tiap Sektor mempunyai tugas tanggung jawab yang sama dan mempunyai permasalahan yang berbeda antar Sektor satu dengan yang lain. Di sinilah peran Dansektor dibutuhkan tenaga, pikiran, kreatifitas dan inovasi di Sektornya masing-masing. Tentunya semua yang dilakukan itu berdasarkan Peraturan Presiden No. 15 Tahun 2018. Tahun 2021 adalah Tahun ke 3 masa penugasan Satgas Citarum dan akan memasuki Tahun ke 4 Tahun 2022.

Kolonel Inf Jefson Marisano selaku Dansektor 7 Citarum terus konsisten dalam menjalankan program Pemerintah, demi tercapainya program tersebut berbagai langkah, taktik atau cara apapun dilakukan.

Langkah jitu Dansektor 7 dalam mengatasi permasalahan di wilayah seperti sampah, limbah, sedimentasi dan banjir. Permasalahan sampah sampai saat ini masih ada warga masyarakat yang kurang disiplin tentang sampah.

Upaya Sektor 7 selalu berulang-ulang mengadakan sosialisasi atau edukasi secara terus menerus, dilingkungan RW atau Kampung masih ada yang belum memiliki tempat sampah sementara sehingga solusinya dikumpulkan disatu tempat nanti akan diambil oleh petugas sampah, disamping itu juga memberikan tulisan spanduk himbauan di beberapa titik agar jangan membuang sampah di sungai atau di sembarangan tempat atau jaga kebersihan lingkungan.

Permasalahan limbah industri tentunya dengan hal yang sama mengadakan soialisasi kepada pelaku industri atau pelaku usaha, pengecekan ipal dengan didampingi dari Dinas LH Kabupaten Bandung dan pihak Polres/Polsek serta Koramil. Ipal komunal juga demikian agar di data dan dikoordinasikan untuk dibangunnya sanitasi.

Permasalahan Sedimen, Sektor 7 selalu berdayakan alat berat (excavator) untuk mengkeruk sedimen, sedimen ini tidak akan hilang selalu muncul lagi apalagi saat ini musim hujan hampir terjadi setiap hari dipastikan membawa lumpur dan mengikis bantaran sungai, namun demikian sudah ada upaya untuk menanam vertiver di tepi bantaran sungai agar tidak terjadi longsor. Permasalahan banjir, wilayah Sektor 7 yang menjadi langganan banjir adalah Dayeuhkolot dan Andir. Upaya yang dilakukan Sektor 7 adalah melakukan bersih-bersih anak-cucu sungai, alat berat (excavator) mengeruk sedimentasi, mendalamkan Sungai Citarum agar tidak dangkal dan melebarkan Sungai Citarum agar dapat menampung air sungai lebih banyak lagi.

Disamping itu juga sudah ada pembangunan Kolam Retensi di Andir dan 5 Polder-polder seperti di Cisangkuy Timur, Cisangkuy Barat, Cijambe, Ex Mayon Zipur 3 dan Bojongasih, semuanya berfungsi untuk mengatasi banjir di wilayah-wilayah yang terdampak banjir. Pembangunan Kolam Retensi dan Polder-Polder tersebut selesai di akhir Tahun 2021 ini. (Pendam III/Siliwangi).