DPRD Jabar Dukung Pembangunan Jalur Jabar Tengah Selatan

BANDUNG.SJN COM.-Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempunyai rencana untuk membangun jalur Jabar Tengah Selatan, hal ini mendapat dukungan dari DPRD provinsi Jawa Barat. Karena memang selama ini, masyarakat Jabar cukup kesulitan untuk melakukan aktiftas dari Tengah ke Selatan maupun sebaliknya. Untuk itu, DPRD Jabar mendorong percepatan realisasinya.

Menurut anggota Komisi IV DPRD Jabar Drs.H.Daddy Rohanady, kenapa DPRD Jabar mendorong percepatan realisi, karena jalur Jabar Tengah Selatan itu untuk menghubungkan jalur yang selama ini belum terhubung dalam “tanda kutip” secara utuh di Jabar Tengah Selatan.

Sebenarnya memang sudah ada jalur penghubung dari tengah ke selatan, tetapi jalannya masih kecil/ sempit dan mutar, sehingga perlu dibenahi dan dibuatkan jalur baru. JTS ini, juga sangat penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat, sehingga hasil produksi pertanian dapat cepat terdistribusi ke kota-kota besar, kata Daddy Rohanady di Bandung (2/6/2021)

Selama ini banyak para petani, seperti Tomat dan Sayuran mengeluh masalah akses dan kondisi jalur distribusi Tengah-Selatan yang kecil dan juga harus berputar, sehingga biaya transportasi menjadi mahal. Dan bahkan tidak sedikit hasil pertanian sebelum sampai ke kota sudah busuk ( tomat dan sayuran). Untuk itu, kita dukung juga pembangunan JTS terkoneksi dengan jalan menuju pusat produksi pertanian.

Adapun terkait, rencana jalur JTS akan membentang sepanjang 321,26 kilometer dari barat ke timur, di antara Jalur Tengah Jabar dan Jalur Pantai Selatan Jabar. Mulai dari Sukabumi hingga Pangandaran.

Dikatakan, selama ini jarak antara Jalur Pantai Selatan dengan Jalur Tengah itu hampir antara 75 kilometer sampai 100 kilometer jaraknya. Jadi masyarakat yang di jalur tengah ini mau ke Jalur Tengahnya jauh, mau ke Jalur Selatannya jauh. Dari situ awalnya kenapa Komisi IV DPRD Jabar mendorong percepatan pembangunan jalur JTS ini, ujarnya.

Lebih lanjut Daddy mengatakan, untuk mempercepat realiasi pembangunan, Komisi IV DPRD Jabar minta kepada Pemprov Jabar , untuk lebih intensif melakukan koordinasi ke pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, Menko Marves, Bappenas dan Kementrian Keuangan. Hal ini penting, agar pembangunan jalur JTS cepat terealiasi dan mendapat support anggaran dari APBN. Karena kalau mengandalkan dari APBD Jabar, tentunya cukup berat, mengingat anggaran yang dibutuhkan tidak sedikit.

“ Memang anggaran dari APBD Jabar sudah disiapkan dalam APBD Jabar 2021 ini, namun itupun tidak maksimal, sehingga sewaktu komisi IV rapat kerja dengan Dinas BMPR Jabar, disepakati, bahwa rencana pembangunan jalur JTS dilakukan dalam bentuk tahun jamak. Jadi anggaran setiap tahun”, ujar Daddy yang juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jabar ini.

Adapun terkait, rute/ jalur JTS yang akan melintasi beberapa kabupaten/ kota di Jabar yang juga masuk dibeberapa wilayah UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) wilayah I, II, III, IV dan V. Tentunya dalam pekerjaannya bisa saja diserahkan ke UPTD masing-masing atau langsung ditangani oleh Dinas BMPR Jabar, uajrnya.(AP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.