TERAPKAN PROKES 5 M UNTUK MENEKAN PENYEBARAN COVID-19.

BANDUNG.SJN COM.-Adanya larangan mudik persiapannya kurang ternyata terjadi penumpukan di tempat-tempat pusat pembelanjaan ini yang saya takutkan muncul klaster baru, sebetulnya mudik atau pulang kampung yang akhirnya obyek wisata penuh didatangi oleh warga sekitar, ini juga kwatir muncul klaster baru, kalau mudik tinggal di rumah dan tidak kemana-mana itu lebih baik aman, itu menurut pendapat saya hal ini dikatakan Ketua Fraksi NasDem Persatuan Indonesia DPRD Provinsi Jawa Barat Hj.Tia Fitriani.

Lebih jauh Politisi Perempuan Partai NasDem yang tergabung di Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Hj.Tia Fitriani menuturkan Mudik juga tidak memaksakan diri terutama kita membawa hasil Sweb , ada surat jalan kalau kita ini memang aman tidak membawa virus ke daerah , sebetulnya itu yang dikawatirkan . Dengan larangan mudik ini tujuannya pemerintah untuk mengahambat penularan covid-19 jangan samapai masuk ke daerah .Mudah-mudahan tidak ada klaster baru dari pusat membelanjaan maupun dari obyek wisata karena pada saat ini terjadi penumpukan masyarakat disana ujarnya.

Himbauan untuk masyarakat yang lolos dari penyekatan yang pasti tanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan untuk kesehatan keluarganya pertama mudik itu jangan digunakan untuk berkeliling berwisata bahkan mereka berkumpul kumpul dengan keluarganya tanpa menerapkan protokkol kesehatan kesehatan yang jelas kalau mereka sayang keluarga harus menerapkan protokol kesehatan itu, dan betul-betul dinyatakan negatif melalui protokol kesehatan kalau perlu pakai PCR surat kesehatan jangan sampai kedaerah tidak memakal masker, sekarang ini muncul klaster-kalster dari kelompok warga ataupun klaster pertemuan itu yang sering terjadi saat ini. Terapkan Protokol Kesehatan dengan menerapkan 5 M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas pungkasnya.(Adikarya Parlemen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.