Atalia Ridwan Kamil Lantik Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Ciamis

CIAMIS.SJN COM.-Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil melantik pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Kabupaten Ciamis masa bakti 2020-2025 di Aula Setda Kabupaten Ciamis, Senin (21/12/2020).

“Kami melantik Mabicab Pramuka Ciamis dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan dengan maksimal. Sebagian juga dilaksanakan secara virtual,” kata Kak Atalia –sapaan Atalia di Pramuka.

Kak Atalia berharap pengurus Mabicab dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Ciamis mampu menghadirkan semangat baru sekaligus memotivasi gerakan-gerakan Pramuka di semua jejaring dan ranting.

“Menurut peraturan, majelis pembimbing bertugas memberi bimbingan, bantuan moril, organisator, material dan finansial, serta konsultasi kepada gugus depan, satuan dan kwartir,” ucapnya.

Kak Atalia pun mendorong kegiatan Pramuka tetap dilakukan meski dalam situasi pandemi COVID-19. Kegiatan Pramuka dapat dilakukan dengan cara-cara inovatif dan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M.

“Sehingga Gerakan Pramuka tidak terhenti di masa pandemi. Tapi, menyesuaikan dengan kondisi,” katanya.

Menurut Kak Atalia, Pramuka memiliki peran penting dalam penanganan COVID-19. Salah satunya menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

“Kita punya program Pramuka Peduli. Jadi, Pramuka bergerak di tengah masyarakat. Mereka jadi garda terdepan menyuarakan sosialisasi dan edukasi 3M sehingga masyarakat dan pramuka bersama-sama menangani pandemi COVID-19,” ucapnya.

Usai melantik pengurus Mabicab Pramuka Ciamis, Kak Atalia meninjau panen padi percontohan di Halaman Kantor Kwarcab Ciamis. Padi yang ditanam dengan media tanam polybag ini sukes dikembangkan oleh anggota Pramuka.

“Saya apresiasi gerakan menaman padi ini jadi mereka mempersiapkan masa depan generasi dengan memberikan pembekalan kepada anak muda tentang bercocok tanam dengan menggunakan media tanam polybag,” kata Kak Atalia.

Kak Atalia mengatakan, saat ini, banyak generasi muda yang tidak paham cara bercocok tanam khususnya padi. Untuk itu, ia akan menjadikan gerakan tanam padi di polybag sebagai percontohan untuk seluruh Kwarcab Pramuka se-Jabar.

“Kita akan memulai gerakan menanam padi ini melalui gerakan pramuka di seluruh Jabar,” ujarnya.

Tak memerlukan lahan yang luas, penanaman padi ini bisa dilakukan di halaman rumah. Untuk itu gerakan ini sangat penting dilakukan khususnya di masa pandemi COVID-19. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.