Ridwan Kamil Terima Batik Tulis Hasil Karya Penyandang Disabilitas

BANDUNG.SJN COM.-Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerima Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (1/12/2020). Pertemuan ini membahas persiapan acara Hari Penyandang Disabilitas yang diperingati setiap 3 Desember 2020.

Dalam pertemuan tersebut, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– mendapat kain batik hasil karya salah satu penyandang disabilitas bernama Ikhlas (19). Ikhlas merupakan penyandang disabilitas dari Panti Rehabilitasi Tuna Daksa di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jabar.

Kang Emil mengapresiasi batik tulis buah karya Ikhlas. Ia berpesan, meski dalam keterbatasan, penyandang disabilitas harus tetap produktif.

“Dalam hidup ini kita harus produktif dengan segala keterbatasan. Penyandang disabilitas punya keterbatasan secara fisik, tapi produktivitas tidak boleh surut. Kita yang tidak disabilitas walaupun kena COVID-19 juga sama, harus bisa produktif,” kata Kang Emil.

“Salah satu produknya adalah batik. Dan menurut saya itu akan berkelanjutan karena batik merupakan produk yang dibutuhkan sepanjang waktu. Mudah-mudahan menjadi inspirasi penyandang disabilitas lainnya,” imbuhnya.

Ikhlas mengaku bahagia dan banggga karya batiknya diterima langsung Kang Emil. Sudah tiga bulan Ikhlas belajar membatik.

“Alhamdulillah senang (bisa bertemu Kang Emil). Cukup deg-degan juga dan bangga bisa ketemu (dengan Kang Emil),” kata Ikhlas.

“Belajar batik ini sudah tiga bulan sejak masuk PRTD (Panti Rehabilitasi Tuna Daksa). Iya hobinya saya memang menggambar, kan (untuk membuat) batik juga harus menggambar dulu,” tambahnya.

Ikhlas juga memotivasi rekan-rekannya sesama penyandang disabilitas untuk terus berkarya meski memiliki keterbatasan secara fisik.

“Untuk teman-teman jangan putus asa. Terus berkarya meskipun dalam keadaan keterbatasan harus terus berkarya,” ucapnya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.