Regional

Presiden Canangkan Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030, Ini langkah Bupati Kuningan

BANDUNG.SJN COM,-Presiden RI, Ir.Joko Widodo mencanangkan Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030 di Techno Park Jl.Raya Baros No.87 Kota Cimahi, Bandung, Rabu (29/01/2020). Jokowi meminta semua stakeholder berperan aktif menyukseskan program tersebut agar kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bisa meningkat.

 

Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh sejumlah menteri dalam kabinetnya. Diantaranya Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, dan Sekretaris Kabinet Indonesia Maju, Anung Pramono.

 

Hadir pula Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Bupati/Wali Kota se-Indonesia serta komunitas dan pegiat pemberantasan penyakit Tuberkulosis (TBC).

 

Dikatakan Presiden, Indonesia kini menempati urutan ketiga untuk kasus TBC terbanyak di dunia setelah India dan China. Bahkan penyakit ini menurutnya, termasuk salah satu dari lima besar penyebab kematian penduduk di Indonesia sepanjang tahun 2007-2017.

Presiden Jokowi mengingatkan, bahwa merealisasikan target eliminasi TBC tahun 2030 tidak akan mudah. Perlu kerja keras lintas sektor secara komprehensif, tidak hanya bisa mengandalkan Kementerian Kesehatan. Pemerintah daerahpun, sambungnya, memilki peran yang sama-sama penting.

“Ini urusan bersama, di desa di kota memegang peranan penting. Kader yang menangani penyakit TBC juga penting,” jelasnya.

 

Terkait dengan pencanangan itu, Bupati Kuningan, H.Acep Purnama, SH., MH didampingi Plt. Kepala Bappeda, Ir.Usep Sumirat dan Plt.Kepala Dinas Kesehatan, dr.Hj.Susi Lusiyanti, MM, usai mengikuti acara tersebut mengemukakan, persoalan penyakit TBC merupakan persoalan bersama yang tidak boleh dianggap enteng. Mengingat, penyakit TBC merupakan salah satu penyakit berbahaya dan mematikan namun dapat disembuhkan dengan pengobatan yang dilakukan secara teratur.

 

“Memang TBC ini penyakit yang berbahaya, menular dan mematikan. Namun penyakit ini bisa diobati dan disembuhkan dengan pengobatan secara rutin dan teratur. Jadi dengan pencanangan gerakan tadi (red_ Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030) saya sebagai Bupati akan mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan untuk memerangi penyakit TBC dengan

 

“TOSS TBC”, Temukan, Obati Sampai Sembuh,” paparnya.

Selanjutnya, untuk mewujudkan Indonesia bebas TBC, Bupati akan mengintruksikan kepada seluruh jajaran dan petugas kesehatan disemua tingkatan yang ada di Kabupaten Kuningan, baik Dinkes, seluruh Rumah Sakit dan Puskesmas untuk memantau dan menelusuri secara langsung kesegenap lapisan masyarakat yang terindikasi terkena TBC agar bisa ditangani sedini mungkin.

 

“Kepada masyarakat yang terindikasi TBC, jangan malu untuk menyampaikan kepada kami semua, baik ke Puskesmas-Puskesmas, para perawat, para bidan, untuk minta segera diobati dan kami siap untuk mengobati itu semua,” ungkapnya.

Agar terhindar dari berbagai masalah gangguan kesehatan, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta menjaga kebersihan lingkungan. Karena hal tersebut menurutnya menjadi faktor utama dalam mencegah datangnya penyakit. (yudi/Bid IKP Diskominfo)