Parlementaria

DRA.HJ.TIA FITRIANI : EKONOMI KREATIF UPAYA STRTEGIS UNTUK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI JAWA BARAT

BANDUNG.SWARAWANITA NET,-Ekonomi kreatif adalah suatu konsep perekonomian di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengedepankan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang paling utama.

Sebagian besar pelaku ekonomi kreatif seperti UKM yang melahirkan produk kreatif didirikan dan dikelola oleh kalangan perempuan.

“Ini artinya peran perempuan begitu besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bagi keluarga,”. Dengan melihat potensi ekonomi kreatif ini sebagai salah satu upaya strategis untuk pemberdayaan perempuan di Jawa Barat agar tercipta kemandirian ekonomi di kalangan perempuan. “Dan sudah tentu akan semakin banyak lahir pengusaha perempuan yang tangguh dan berdaya saing global. Hal ini dikatakan Dra.Hj.Tia Fitriani  Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat

Politisi Perempuan Partai Nasdem ini menambahkan Ekonomi kreatif harus jadi motor penggerak pemberdayan perempuan di Jawa Barat. Kemandirian ekonomi di kalangan perempuan juga sebagai salah satu indikator penting mencapai kesejahteraan keluarga,”  tandasnya.

Secara nasional ekonomi kreatif akan menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan besarnya peluang di sektor ekonomi kreatif dan potensi kreativitas masyarakat Jawa Barat , Lebih jauh Tia berharap lebih banyak perempuan yang terjun dan sukses di sektor ini.

Apalagi peluang untuk perempuan di terjun dan sukses di industri kreatif malah sangat prospektif dan terbuka lebar. Sebab peluang usaha di sektor ekonomi kreatif juga kebanyakan bisa berbasis home industry dan dikerjakan dari rumah sambil mengurus keluarga.

“Jadi pemerintah harus menggencarkan program edukasi dan meningkatkan kesadaran kalangan perempuan khususnya juga di pedesaan untuk berani menangkap peluang yang ada. Berani menjadi pelaku UKM di sektor ekonomi kreatif seperti jadi pengusaha fesyen, kuliner maupun kerajinan dan sub sektor ekonomi kreatif lainnya,” ujarnya.

Dengan jumlah yang cukup besar, kaum perempuan di Indonesia khususnya juga Jawa Barat tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Mereka harus diperhitungkan sebagai penggerak ekonomi modern seperti ekonomi kreatif.

Kita ketahui Jabar yang memiliki Perda khusus tentang ekonomi kreatif yang disahkan pada akhir 2018 silam. “Satu-satunya di Indonesia hanya ada di Jabar dan Pemprov Jabar mendorong keberadaan ekonomi kreatif dengan  membentuk Badan Ekonomi Kreatif Daerah,” pungkasnya. (dh)