Srikandi Peradi Menggelar Workshop Hukum Kesehatan

BANDUNG.SJN COM.-Srikandi Peradi merupakan Organisasi Advokat Perempuan Peradi. Banyak berbagai kegiataan yang telah dilakukan oleh Srikandi Peradi diantara Bakti Sosial di Dayeuh Kolot, memberikan penyuluhan hukum secara gratis kepada para driver Grab perempuan, menggelar workshop dengan berbagai tema serta berbagai aktifitas lainnya yang berbagai dengan masyarakat.

 

Acara Workshop Hukum Kesehatan ini digelar bertujuan untuk memberikan wawasan  kepada para anggota Srikandi Peradi Maupun Advokat lainnya untuk memahami tentang arti penting tentang Hukum Kesehatan, yang mungkin selama ini kurang mendapat perhatian , hal ini dikatakan oleh Ketua Umum Srikandi Peradi Vonny Noholo, S.H.M.H, didampimgi oleh Wakil Ketua Umum Ratna Manisi Tua, S.IP, S.H serta Sekretaris Jenderal Veena Devi Mutiram, B.BA, S.Sos, S.H, M.M beserta Humas Melinda Margaret Pongoh.

 

Wokshop Hukum Kesehatan ini digelar di Kantor Hukum Stanislau, Ruko Paskal Hper Square Blok B No.6 A Bandung. Beberapa waktu lalu.Acara ini dikuti 20 orang peserta.

 

Tampil sebagai narasumber Prof.Wila Chandrawila Supriadi, S.H. yang merupakan satu-satunya Guru Besar Humum Kesehtan di Indonesia dengan SK Menteri Pendidikan Nasional Tahun 2004. Prof.Wila lahir di Jakarta pada Tahun 1944.Beliau  menyelesaikan program S1 dan S2 di Universitas Katholik Parahyangan dan melanjutkan studi Doktoralnya di Universitas Erasmus Rotterdam.

Selain aktif di dunia pendidikan sebagai dosen Fakultas Hukum di Universitas Katholik Parahyangan dan Universitas Soegija Pranata Semarang, beliau aktif juga beracara sebagai Advokat, dan sempat aktif berpolitik pada Tahun 2007, bahkan menjabat sebagai anggota dewan Kehormatan DPR-RI dari Partai PDI-P. Tak tanggung-tanggung Prof Wila yang akrab dengan sebutan “Bunda Wila ini tidak hanya menguasai satu bidang keahlian Guru  Besar, tapi mengusai 5 keahlian Guru Besar sekalugus yaitu Hukum Kesehatan, Hkum Perdata, Hukum Waris, Ilmu Sosiologi Hukum, dan Ilmu Metode Penelitian Hukum.

 

 

Workshop yang diadakan Srikandi Peradi ini dihadiri juga oleh Ketua DPC Peradi Bandung, Garda Peradi Bandung Raya (GPBR), Advokat Muda Peradi (AMPER) serta PBH Capem Antapani. (die)

 

 

 

 

_

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.