Pemerintahan

Menhub Buka Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2018 di Kabupaten Bandung

KAB BDG.SJN COM. -Menteri Perhubungan (Menhub) RI Ir. Budi Karya Sumadi, membuka secara resmi PNKJ (Pekan Nasional Keselamatan Jalan) tahun 2018 di Bale Rame Soreang Kabupaten Bandung, Minggu (21/10/2018).

Kegiatan PNKJ diawali dengan dengan pelepasan Sepeda Nusantara , yang diikuti sekitar 3000 peserta dari berbagai kalangan, seperti para pelajar dan mahasiswa, PNS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Koni, Dispora, Korem dan Polda Jawa Barat serta komunitas olahraga dan masyarakat umum

Menhub menjelaskan, PNKJ tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan agar tertib dan taat aturan lalulintas. Menurutnya, tren kecelakaan dan pelanggaran lalulintas kali ini kebanyakan terjadi kepada pengendara anak-anak dan remaja.

“Untuk menekan angka kecelakaan dan mengedukasi masyarakat, PNKJ ini menjadi agenda rutin Kemenhub ke seluruh daerah di Indonesia. Kecelakaan di jalan raya ini biasa terjadi akibat dari pelanggaran lalulintas. Pelanggaran itu biasanya tidak memakai helm, tidak mematuhi rambu, naik motor berboncengan tiga atau empat, kebut-kebutan dan menyeberang sembarangan,” ungkapnya.

PNKJ juga lanjutnya, merupakan bagian dari Dekade Aksi Keselamatan Jalan 2011-2020 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, melalui wahana Kementerian Perhubungan untuk mengedukasi masyarakat secara kreatif.

“Angka kecelakaan lalulintas di Jabar menduduki peringkat ketiga tertinggi setelah provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Angka kecelakaan lalulintas di Jabar, tahun 2017-2018 mengalami kenaika. diantaranya yang mengalami kenaikan signifikan adalah angka korban meninggal akibat kecelakaan lalulintas sebesar 80% dan 40% berasal dari kalangan pelajar,” papar Budi.

Dirinya berharap, dari PNKJ di Kabupaten Bandung, akan lahir kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan, seperti mematuhi rambu lalulintas, menggunakan atribut keselamatan, menggunakan helm, sabuk pengaman bagi pengendara mobil, juga memberikan pemahaman taat aturan berlalulintas seperti kelengkapan SIM dan STNK.

“Sayangi nyawa, kurangi kecepatan!” pesan Menhub.
Salah satu penyebab sering terjadinya kecelakaan adalah ingin cepat sampai ke tujuan lanjut Budi. Lewat pesan ini, Kementerian Perhubungan ingin mengajak masyarakat menjadikan keselamatan menjadi yang terdepan dalam setiap perjalanan.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Ir.H.Sofian Nataprawira,MP mengatakan, kecelakaan lalulintas tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga banyak korban jiwa. kurangnya kesadaran dan pemahaman lalulintas, menimbulkan banyak permasalahan.

“Upaya menurunkan angka kecelakaan dan menciptakan lalulintas di jalan yang aman dan tertib, tidak bisa hanya dilakukan sendirian oleh pemerintah saja. Dibutuhkan peran aktif masyarakat karena keselamatan jalan tidak mungkin terwujud bila tidak diawali saat ini dari diri kita sendiri, keluarga, masyarakat, serta lingkungan kerja sampai akhirnya menjadi budaya dan peradaban bangsa,” imbuh Sekda.

Dengan jumlah kendaraan yang tercatat di Kabupaten Bandung sebanyak 1.029.897 unit lanjutnya, pemerintah mengimbanginya dengan melakukan peningkatan kondisi jalan sepanjang 820,29 kilometer menjadi jalan mantap, dari panjang jalan 1.146,69 kilometer atau sekitar 71,54 persen.

Lebih lanjut dirinya menyebutkan, upaya mengurangi kecelakaan lalu lintas secara sabilulungan sudah dilakukan. Operasi gabungan bersama pihak Kepolisian, kegiatan ram chek kendaraan umum dan kendaraan pengangkut orang atau barang, rekayasa lalulintas, pemasangan rambu lalulintas, hingga melaksanakan sosialisasi terutama kepada pelajar akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Hal ini dilaksanakan karena kita menyadari keselamatan adalah suatu keharusan dan keselamatan adalah tanggung jawab kita semua

“Melalui kegiatan sosialisasi keselamatan jalan ini, saya harapkan bisa menggugah masyarakat untuk meningkatkan keterampilan berkendara, sadar untuk berperilaku aman dan selamat, dan menjaga ketertiban dengan menaati peraturan yang ada,” tandasnya.

Selain sepeda nusantara, pada acara PNKJ dilakukan juga Safety Riding Corner , Games Corner , Lomba Mewarnai : Anak Sekolah SD sampai SMA se-Kab Bandung , Komunitas Motor se-Kab Bandung, serta dialog nasional bertajuk keselamatan bertransportasi.

Turut hadir pada kesempatan itu Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan H.Marlan, serta seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung.