Politik

Yossi-Aries Unggul Dalam Survei

Bandung.SJN.Com.

Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Yossi Irianto-Aries Supriatna meraih elektabilitas tertinggi menggungguli dua paslon lainnya, yakni Nurul Arifin-Chairul Y Hidayat serta Oded Danial-Yana Mulyana.

Hal itu merupakan kesimpulan hasil survei terbaru yang digelar dua lembaga survei berbeda, yakni Research and Consulting dan Indonesia Strategic Institute (Instrat).

Menurut survei Bandung Research and Consulting, pasangan Yossi-Aries berada di posisi teratas dan meninggalkan para pesaingnya dengan tingkat elektabilitas 38,3 persen.

Sedangkan Oded-Yana meraih 32,4 persen dan pasangan Nurul-Chairul hanya meraih 18,2 persen. Sebanyak 11,1 persen responden lainnya mengaku belum tahu atau merahasiakan pilihannya.

Director of Public Communication Bandung Research and Consulting Soleh Hadisutisna mengatakan, pada survei tersebut, pihaknya menyampaikan pertanyaan sederhana yaitu “Jika Pilwalkot Bandung dilaksanakan hari ini dari tiga pasangan, siapa yang akan dipilih?”

“Hasilnya ternyata pasangan Yossi-Aries berhasil meraih suara paling banyak dengan 38,3 persen,” kata Soleh kepada wartawan, Senin (28/5/2018).

Hasil itu diakuinya di luar prediksi. Sebab, pada survei pertama yang digelar sebuah lembaga survei, pasangan Oded-Yana berada di posisi teratas dengan raihan elektabilitas sebesar 45 persen.

Sementara, pasangan Yossi Irianto-Aries Supriatna berada di posisi kedua dengan tingkat elektabilitas 31,5 persen dan disusul pasangan Nurul-Chairul Yaqin di posisi terbawah dengan tingkat elektabilitas sebesar 19 persen.

“Dari ketiga calon wali kota, Yossi Irianto juga memiliki elektabilitas paling tinggi dengan 35,7 persen, Oded M Danial sebesar 31,2 persen, dan Nurul Qomaril Arifin dengan 17,6 persen, dan tidak menjawab/rahasia 15,5 persen,” kata Soleh.

Tak jauh berbeda, berdasarkan survei yang digelar Instrat, pasangan Yossi-Aries juga mengungguli dua paslon lainnya dengan raihan 29,77 persen. Di posisi kedua ditempati Yana-Oded dengan 29,09 persen, sementara Nurul-Chairul di peringkat buncit dengan raihan 27,27 persen. Sebanyak 12,73 persen responden lainnya tidak menjawab/belum menentukan pilihan.

Dewan Pakar Instrat Sidratun Naim dalam rilis yang diterima wartawan mengatakan, survei menggunakan teknik wawancara terstruktur secara face to face langsung dengan responden di 30 kecamatan di Kota Bandung. Survei dilaksanakan pada 12-15 Mei 2018 dengan margin of error 4,6% dan jumlah responden sebanyak 440 orang.

“Tipisnya perbedaan potensi elektabilitas ketiga paslon akan membuat Pilkada Kota Bandung akan sangat kompetitif hingga menjelang pencoblosan,” kata Sidratun, Minggu (27/5/2018).