Pemerintahan

Ridwan Kamil: Kadis Serta Pejabat Eselon Tak Penuhi Target Harus Mundur

BANDUNG, SJN-Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil sedang menyiapkan pakta integritas yang harus diteken oleh kepala dinas (kadis) dan pejabat eselon II-IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Salah satu poin penting dalam pakta integritas tersebut ialah seluruh kadis dan pejabat struktural dari eselon II sampai IV jika tidak bisa penuhi target kinerja yang ditetapkan maka harus mengundurkan diri.

“Dalam seminggu mereka harus menandatangani pakta integritas kontrak kerja dengan saya. Kalau gagal tidak berhasil itu menjadi surat pengunduran diri dari jabatan dari kepala dinas sampai level eselon tiga. Itu sampai eselon IV juga pokoknya,” kata Gubernur Emil, di Gedung Sate Bandung, Senin.

Dia mengatakan keputusan pakta integritas tersebut sudah disampaikan dirinya kepada seluruh kadis dan pejabat eselon dalam rapat pimpinan di Gedung Sate.

“Jadi bukan orientasi pada proses saja. Karena berorientasi pada hasil maka harus gerak cepat, saya istilahkan `ngabret`, berpikir seperti warga maunya apa ikuti kata warga. Itu cara pelayanan publik yang jauh lebih besar,” tuturnya.

Menurut dia, penandatanganan pakta dari kepala dinas hingga ke eselon IV karena para kepala dinas merasa yang perlu komitmen atas kinerja juga para bawahannya.

“Apabila di bawahnya `hare-hare` (cuek) kita juga susah, bagaimana kalau dilakukan hal yang sama ke eselon III dan IV, saya bilang setuju,” ujar dia.

Gubernur Emil menuturkan rapot para pejabat ini ditentukan pada sukses tidaknya sekitar 700 program yang telah disusun Tim Optimasi dan Sinkronisasi.

Walaupun terkesan ambisius, Gubernur Emil mengaku dirinya akan tetap berupaya karena menargetkan perubahan di Jawa Barat.

“Sekitar 700 program itu kan aspirasi 500 ribu aspirasi warga, kombinasi dengan visi misi politik, digabung, dikompres, dan disinkronkan,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menuturkan rencananya setiap empat bulan kinerja para pejabat struktural ini akan dievaluasi oleh pihaknya.