Politik

TB. Hasanudin Ucapkan Selamat Kepada Rindu

Bandung. SJN.Com

Calon gubernur Jawa Barat nomor urut dua TB Hasanuddin menunjukkan sikap layaknya ksatria sejati yang mengakui keunggulan lawan dalam pertarungan.

 

Usai pasangan Rindu (Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum) unggul versi quick count, Hasanuddin langsung menyambangi posko pemenangan Rindu di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto Bandung, Rabu(27/6).

Berikut pernyataan lengkap Hasanuddin:
Asaalamualaikum Wr.Wb.

Rakyat Jawa Barat yang saya hormati, rekan rekan
seperjuangan, relawan dan seluruh simpatisan Hasanuddin Anton Amanah (HASANAH) yang saya cintai.

Seperti yang kita ketahui bersama, rangkaian puncak dari kontestasi Pilkada Jabar yakni pencoblosan telah rampung digelar.

Sebagai kader partai saya telah menjalankan tugas yang dibebankan kepada saya dari Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai Calon Gubernur Jawa Barat bersama Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Kang Anton Charliyan.

Sepanjang 6 bulan, alhamdulillah kami telah mendatangi lebih dari 1200 titikĀ  dari Ujung Genteng di sebelah barat sampai Losari di Ujung Timur. Kami juga telah mendengarkan aspirasi warga dari Jawa Barat Selatan yang belum teraba pembangunan.

Dan itu adalah cerita cerita yang menjadi catatan penting buat saya. Dalam sebuah kompetisi, tentu ada pihak yang kalah dan menjadi pemenangnya.

 

Dan berdasarkan dari hasil hitung cepat lembaga survey telah menyebutkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum (Rindu) sebagai pemenangnya.

Kita hormati proses itu, sambil menunggu rekapitulasi resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dan saya akan mengucapkan Selamat untuk pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Ulum.

Kami punya tradisi yang kalah harus menghormati yang menang. Dan harus mendukung untuk membangun Jawa Barat yang sejahtera dan berkeadilan.

Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pejuang partai, kader militan dan simpatisan yang telah berjuang keras dengan cara cara terhomat.

Saya Bangga atas militansi kader PDI Perjuangan Jawa Barat.

Tak ada gading yang tak retak. Sepanjang kontestasi tentu banyak salah ucap dan perbuatan, untuk itu mohon dibukakan pintu maaf.

Mayjen (Purn).DR. H.TB.Hasanuddin.